![]() |
| Orang tua Rudiansyah |
Awal kehidupan
Berawal kisah dari sebah desa
yang sederhana dan terbentanglah sebuah sungai besar di setiap depan rumah
warga di desa ini (sungai pulau), tepatnya aku di lahirkan 12 april 1990.
Aku terlahir dari seorang ibu
bernama jubaidah dan seorang bapak bernama abdurahman dan aku di beri nama oleh
datok dari ibuku (Ridiansyah)
Kemajuan tidak tampak terlihat
jelas di desa pingiran kota ini, namun penerangan dari PLN sudah ada dalam
seingat ku pada waktu kecil dulu namun sungguh di sayangkan, biasanya dalam
sepengatuhan ku saan ini, desa desa yang ada di luar sana justru jalannya
terlebih dahulu baru peneranganya nah di sini malah sebaliknya.
Aktifitas yang dilakukan
masyarakat di sini sebagai pekerja laut, ada yang mengunakan kapal besar dan ada
juga yang menagkap ikan dan udang mengunakan perahu pribadi atau sampan. Jika
kita ingin mengunjungi tetangga haruslah mengunakan perahu, seperti hidup di
tengah tengah genangan air tampa ada akses jalan sedikitpun, bukan karena di
sini tidak ada daratan tapi memang ke enganan masyarakat untuk berbuat dan
melakukan aktifitas di jalan daratan, semunaya sampan sampan dan sampan.
Aku hidup di sebuah keluarga yang
sangat keras atau tegas, sungguh saat ini aku msih belum memahami cara yang di
lakukan kedua orang tuaku terhadap ku, tapi dalam seingatku saat umurku masih
sekitar empat sampai lima tahun aku di didik dengan sangat keras bahkan tidak
jarang tangan dan kaki ini di pukul oleh orang tuaku hanya karena melakukan
kesalahan kecil menurutku, tapi saat ini aku masih sangat menyakini apa yang di
lakukan orang tuaku terhadapku, waktu aku kecil adalah untuk kebaikan diri aku
sendiri. Hingga dalam berlalunya waktu yang telah aku lewati seakan terasa
keras maupun dalam tindakanku bahkan hingga pikiran ku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar